KETUA : RAHMAD JULIANTO
ANGGOTA : EKA NUR FARIDA , SRI ANDINI , MIRNAWATI P. ,IRWANSYAH
ANGGOTA : EKA NUR FARIDA , SRI ANDINI , MIRNAWATI P. ,IRWANSYAH
MODUL 2
Instalasi Koneksi
1.
Instalasi Koneksi
Dalam
contoh ini, saya menggunakan koneksi EVDO via modem USB. Selain EVDO, anda juga
bisa menggunakan modem USB dengan koneksi 3G,HSDPA, maupun CDMA.
·
Install modem USB seperti biasa sesuai dengan
modem anda. Lalu coba anda praktekkan browsing dengan Firefox apakah koneksi
internet sudah berjalan atau belum.
·
Bila belum, anda harus men-setting modem USB
anda terlebih dahulu.
·
Bila sudah, buka Control Panel – Network
and Sharing Center – klik Set up a new connection or network.
·
Dijendela yang muncul, pilih Set up a
dial-up connection.
2.
Mengaktifkan Service yang Diperlukan
Sebelum
mengaktifkan Virtual Wifi, ada beberapa service di Windows yang harus
diaktifkan.
·
Buka Run dan ketikkan services.msc
·
Pastikan service yang bernama Internet
Connection Sharing (ICS) dan Windows Firewall dalam keadaan aktif
dengan status Automatic atau Manual.
·
Bila statusnya Disabled, klik 2x nama
service-nya lalu ubah Startup Type-nya menjadi Automatic.
·
Jika muncul Error yang menyatakan “The
Dependency service or group failed to start”, artinya ada service berkaitan
yang sedang dalam keadaan tidak aktif atau disabled.
·
Solusinya, pilih tab Dependencies dan
lihat daftar service yang ditampilkan.Apakah semuanya dalam keadaan aktif? Jika
ada yang tidak aktif, aktifkan dengan cara pada point 3 di atas.
·
Restart PC.
3.
Menggunakan Virtual Wifi
Untuk
menggunakan cara ini, hanya bisa pada system operasi Windows 7 karena hanya
Windows 7-lah yang sudah dilengkapi software Virtual Wifi oleh pihak Microsoft.
·
Pastikan koneksi internet pada keadaan mati.
Sebagai admin, buka command prompt (Run - cdm) dan ketikkan perintah “netsh
wlan set hostednetwork mode=allow ssid=NamaJaringanAnda
key=PasswordJaringanAnda”. Untuk SSID, silakan anda isi sesuka anda (contoh:
hotspotku) dan untuk Key, pastikan menggunakan password dengan 8
karakter (contoh: cobacoba). Sesudah itu, tekan enter dan akan keluar
pemberitahuannya.
·
Jika sukses, pada Device Manager akan muncul
adapter baru bernama Microsoft Virtual WiFi Miniport Adapter. Di Control
Panel – Network Connections akan muncul koneksi baru yang menggunakan Microsoft
Virtual Wifi Miniport Adapter. Bila Virtual WiFi ini tidak muncul, anda
bisa menggunakan driver lain baik yang resmi maupun pihak ketiga.
·
Langkah berikutnya adalah proses Sharing.
Buka Control Panel – Network and Sharing Center.Dijendela sebelah kiri,
klik Change adapter settings.
·
Klik kanan koneksi internet yang akan
di-sharing, dalam hal ini adalah koneksi EVDO yang menggunakan modem USB dan
pilih Properties.
·
Pilih tab Sharing, dan beri centang pada Allow
other network users to connect trough this computer’s internet connection.
Pada Home networking connection, pilih koneksi yang menggunakan Microsoft
Virtual WiFi Miniport Adapter.Dalam contoh saya adalah Wireless Network
Connection 2. Jangan sampai keliru dengan koneksi menggunakan WLAN card
anda (cara untuk mengetahuinya, lihat pada Network Connection lalu semua jenis
koneksi pilih dengan type koneksi yang menggunakan Microsoft Virtual Wifi
Miniport Adapter ) lalu klik OK.
4.
Cara Penggunaan Virtual Wifi
Pada
dasarnya, Virtual Wifi memang bisa dikendalikan pada command prompt. Namun
daripada repot, kita bisa menggunakan aplikasi yang bernama Virtual
Router
dengan ukuran file 1,01 MB.
·
Install Virtual Router seperti biasa, jika
sudah selesai tutup dulu Virtual Router-nya (bukan restart).
·
Aktifkan koneksi internet anda (modem USB)
dan juga WLAN card (tombol Wi-Fi pada laptop atau computer anda) lalu
jalankan kembali aplikasi Virtual Router. Di Network Name dan Password, isikan
sesuai dengan yang anda buat tadi pada command prompt (contoh tadi:
Name-hotspotku, password-cobacoba). Pada Shared Connection, pilih
nama koneksi yang anda pakai. Seperti contoh saya, koneksi yang dipakai adalah yang
menggunakan modem USB EVDO. Klik Start Virtual Router.
·
Sekarang, dari computer lain yang ingin
bergabung dengan Hotspot computer anda tinggal nyalakan Wifi-nya. Lalu klik
icon koneksi yang ada pada system tray dan pilih nama jaringannya lalu klik
Connect.
·
Masukkan password-nya, klik OK.Maka computer
sudah bisa menggunakan hotspot.
·
Dijendela Virtual Router, bila ada computer
atau perangkat lain yang terhubung ke hotspot, akan muncul tampilan IP Address
sesuai laptop masing-masing.
·
Untuk mematikan hotspot, klik Stop Virtual
Router lalu matikan WLAN card anda.
cara melakukan koneksi ke internet dan bekerja dengan internet
KETUA : RAHMAD JULIANTO
ANGGOTA : EKA NUR FARIDA , SRI ANDINI , MIRNAWATI P. ,IRWANSYAH
MODUL 1
Cara Melakukan Koneksi ke Internet
A.
Menghubungkan
Komputer atau Telepon dengan Jaringan Internet
Ada beberapa cara untuk melakukan
koneksi ke internet, diantaranya:
1.
Melalui
Jaringan
Untuk menghubungkan komputer dengan
jaringan yang besar dapat digunakan jaringan yang lebih kecil yaitu LAN. Cara
menghubungkan komputer dengan internet melalui jaringan biasa digunakan untuk
melayani pemakaian dengan jumlah yang banyak. Contoh warnet, kampus, sekolah,
perusahaan negeri maupun swasta dan lain-lain.
Sistem penghubung dengan jaringan
adalah dengan menggunakan komputer sebagai server yang dihubungkan dengan
penyedia jasa layanan internet melalui telepon baik kabel maupun non
kabel. Sistem jaringan ini memiliki keuntungan yaitu biaya akses yang
ditanggung akan lebih murah, karena biaya akses akan terbagi oleh banyaknya
pemakai.
2.
Melalui
saluran telepon langsung
Sistem sambungan yang lain adalah
dengan Dial Up langsung, dimana modem langsung dihubungkan dengan jaringan
telepon yang menghubungkan dengan jaringan internet. Kelebihan akses ini adalah
memiliki jaringan yang luas, sedangkan kekurangannya adalah biaya akses yang
relatif tinggi.
3.
Melalui GPRS
GPRS adalah singkatan dari General
Pocket Radio Service. Jaringan ini merupakan gelombang radio sebagai penghubung
komputer dengan jaringan internet. Dengan menggunakan gelombang radio sebagai
penghubung komputer dengan jaringan internet. Dengan mengunakan gelombang radio
maka akses dengan GPRS ini memiliki kelebihan yaitu akses dapat dilaksanakan
walaupun alat komunikasi atau user bergerak dalam penghitungan biaya akses
didasarkan banyaknya data yang diakses tanpa dibatasi lamanya waktu akses. Dan
untuk dapat mengakses melalui GPRS hanya dilakukan komputer dan telepon
seluler yang dilengkapi fasilitas GPRS. Kekurangan dari GPRS
adalah untuk mendapatkan koneksi internet, maka kita harus
melalukan setting tertentu pada ponsel.
4.
Melalui WiFi
(Wireless Fidelty)
WiFi adalah jaringan tanpa kabel
yang mengunakan gelombang dengan frekuensi yang tinggi (2.4GHz). Untuk
menggunakan WiFi kita harus memiliki notebook dan PDA yang dilengkapi dengan
kartu WiFi. Kelebihan WiFi adalah memiliki kecepatan akses yang tinggi yaitu
11Mbps. Sedangkan kekurangan dari WiFi adalah pemakaian harus berada pada daerah
yang memiliki sinyal WiFi (Daerah Hot Spot).
5.
Menggunakan
TV Kabel
Kelebihan dari penggunaan jaringan
TV kabel untuk akses internet adalah kita dapat melakukan akses internet setiap
saat tanpa ada gangguan sepenuhnya jaringan telepon.
Syarat akses internet melalui TV
kabel antara lain:
·
Berlangganan
dengan penyedia layanan TV kabel yang memiliki layanan internet.
·
Perangkat
komputer standar yang dilengkapi dengan Sistem Operasi dan perangkat lunak
lainnya yang mendukung akses internet.
·
Menggunakan
modem khusus yang dirancang untuk TV kabel.
B. Langkah-langkah Koneksi dan Konfigurasi
Komputer/Telepon ke Jaringan Internet
Berikut ini
adalah langkah-langkah untuk koneksi dan konfigurasi komputer atau telepon ke
jaringan internet:
a.
Koneksi
dengan Kabel LAN (Jaringan)
Dibawah ini
merupakan langkah-langkah mengkoneksikan dua PC ke jaringan internet.
Untuk
memulai settingan adalah sebagai berikut:
1.
Setting network properties kedua PC
· Windows XP : Press
Start Settings
Network Connections.
· Windows XP: Masuk ke Local Area
Connection dan klik kanan. Pilih Properties, dan Local Area Connection.
· Windows XP: Pilih Internet Protocol
(TCP / IP) lalu tekan tombol Properties.
· Windows 7 : Press Start
Connect To
View network computers and devices
Network and Sharing Center.
· Windows 7 : Pilih Properties, dan
Local Area Connection Properties, selanjutnya dialog box tampil.
· Windows 7: Pilih Manage Network
Connections, klik Local Area Connection. Tekan tombol Properties, Local Area
Connection Properties, selanjutnya kotak dialog akan tampil.
· Windows 7: Pilih Internet Protocol
versi 4 (TCP/Ipv4) dan tekan tombol Properties. Setelah itu Internet Protocol
(TCP / IP) Properties, lalu kotak dialog akan tampil.
Pilih
following ip address untuk kedua Sistem Operasi tersebut.
IP address 192.168.1. X (di mana x adalah nomor 1-255 – angka ini adalah untuk jaringan lokal. Karena hanya menghubungkan dua komputer di jaringan. Dan sebaiknya menggunakan 1 dan 2. Set PC 1 IP-nya 192.168.1.1 (192.168.1.2 untuk komputer kedua). Di subnetmask 255.255.255.0 (untuk kedua komputer), lalu pilih OK.
IP address 192.168.1. X (di mana x adalah nomor 1-255 – angka ini adalah untuk jaringan lokal. Karena hanya menghubungkan dua komputer di jaringan. Dan sebaiknya menggunakan 1 dan 2. Set PC 1 IP-nya 192.168.1.1 (192.168.1.2 untuk komputer kedua). Di subnetmask 255.255.255.0 (untuk kedua komputer), lalu pilih OK.
2. Kemudian Buat workgroup untuk jaringan lokal
· Windows XP : Buka System Properties
menggunakan Win + Break.
· Windows7 : Buka System Properties
menggunakan Win+Break, klik Advanced system settings. Pilih tab Computer Name,
klik Edit. Menentukan nama komputer dalam bidang komputer nama, pilih anggota
workgroup, dan masukkan nama workgroup. Setelah itu rebbot / restart PC.
Sekarang kedua PC sudah saling terkoneksi dalam satu jaringan.
· Windows XP
: Untuk mengaksesnya dari komputer lain, tekan Start, klik Settings,
lalu pilih Network Setting. Klik My Network Places, klik Entire Network, double
klik Microsoft Windows Network, double klik home workgroup, nama kedua PC akan
tampil.
3. Cara Menggabungkan 2 PC ke internet
Konfigurasi setting share internet :
Pada Host Komputer (yang dipasang modem/PC utama)
1.
Masuk ke Control panel.
2.
Klik Network and Internet
Connections, pilih Network Connections.
3.
Klik kanan koneksi yang digunakan
untuk melakukan koneksi ke internet. Misalnya, jika terhubung ke internet
dengan menggunakan modem, klik kanan koneksi yang diinginkan (dibawah nomor
dial-up).
4.
Klik Properties, lalu pilih tab
Advanced.
5.
Dibawah Internet Connection Sharing,
pilih Allow other network users to connect through this computer’s Internet
connection.
6.
Jika berbagi dial-up koneksi
Internet, pilih Establish a dial-up connection whenever a computer on my
network attempts to access the Internet lalu klik OK. Atau jika yang
lainnya pilih Broadband connection.
7.
Setelah itu akan tampil pesan, “When
Internet Connection Sharing is enabled, your LAN adapter will be set to use IP
address 192.168.0.1. Your computer may lose connectivity with other computers
on your network. If these other computers have static IP addresses, it is a
good idea to set them to obtain their IP addresses automatically. Are you sure
you want to enable Internet Connection Sharing?”
8.
Klik YES. Sambungan ke Internet yang
dipakai bersama-sama ke komputer lain pada jaringan area lokal (LAN). Adaptor
jaringan yang terhubung ke LAN dikonfigurasi dengan alamat IP statis
192.168.0.1 dan subnet mask dari 255.255.255.0
Pada
komputer client (PC kedua)
Untuk
menghubungkan ke Internet dengan menggunakan koneksi bersama, harus
mengkonfirmasi konfigurasi IP adapter LAN, kemudian mengkonfigurasi komputer
client. Untuk mengkonfirmasi konfigurasi IP adapter LAN, ikuti langkah berikut:
1.
Masuk ke Control panel.
2.
Klik Network and Internet
Connections, lalu pilih Network Connections.
3.
Klik Local Area Connection, klik
Properties, pilih Tab General.
4.
Klik Internet Protocol (TCP/IP) di
dalam daftar This connection uses the following items, klik properties.
5.
Di kotak dialog Internet Protocol
(TCP/IP) Properties, klik Obtain an IP address automatically (jika belum
dipilih) dan OK.
6.
Pada Local Area Connection
Properties klik OK.
Mengkonfiguraskani
komputer client untuk menggunakan share koneksi internet:
1.
Masuk ke Control panel.
2.
Klik Network and Internet
Connections.
3.
Klik Internet Options.
4.
Pada kotak dialog Internet
Properties dialog box, klik tab Connections.
5.
Klik Setup, lalu pilih Connection
Wizard Starts.
6.
Pada New Connection Wizard page,
pilih next.
7.
Klik Connect to the Internet, lalu
pilih next.
8.
Klik Set up my connection
manually, pilih next.
9.
Klik Connect using a broadband
connection that is always on, kemudian klik next. Setelah Completing the
New Connection Wizard, klik finish.
b. Konfigurasi Internet Menggunakan
Dial-Up (Saluran Telepon Langsung)
Berikut ini adalah cara konfigurasi koneksi internet
menggunakan dial up (line telepon) dan ISP menggunakan telkom:
·
Sambungkan
kabel telepon (RJ-11) ke komputer.
·
Masuk ke
Control Panel, lalu klik “Network and Sharing Center”. Tutorial ini menggunakan
Vista, jika menggunakan Operating System lain langkahnya hampir sama, hanya
tampilan menunya saja yang berbeda.
·
Setelah itu,
klik “Set up a connection or network” pada kolom bagian kiri layar.
·
Kemudian
klik “Set up a dial up connection”.
·
Masukkan
Dial-up phone number, user name dan password, setelah itu klik Connect.
Masukkan 0809 8 9999 pada kolom “Dial-up phone number”, User namenya bisa diisi
dengan telkomnet@instan dan passwordnya bisa diisi dengan telkom. Ini adalah
cara akses menggunakan TelkomNet Instan.
· Suara nada sambung (dial tone) akan terdengar dan koneksinya
juga sedang diproses.
· Berikut screenshot gambar yang
menunjukkan bahwa anda berhasil masuk koneksi internet dengan dial-up.
Konfigurasi settingan yang baru saja dibuat dan beri nama
untuk koneksi telkomnet dial-up, akan otomatis tampil di Network Connection
untuk mempermudah mengaksesnya, dan bisa juga membuat short-cut pada settingan
tersebut.
Untuk mencari tau apakah jaringan telepon bisa mengakses
internet, coba dengan mengangkat telepon tersebut dan dial 0809 8 9999, apabila
setelah beberapa saat terdengar suara bunyi modem (bunyi seperti fax) maka
artinya bisa.
c. Setting Komputer untuk Koneksi GPRS
Koneksi ini akan bermanfaat apabila daerah tertentu tidak
memiliki line Telkom ataupun tidak terjangkau jaringan dari Internet Service
Provider. Dapat memanfaatkan HP melalui koneksi GPRS. Berikut adalah cara
setting koneksi GPRS untuk komputer. Pertama kali ada beberapa yang harus
disiapkan, antara lain :
1. Handphone dengan kemampuan untuk dijadikan
modem GPRS.
2. SIM Card GSM, untuk pengaktifan GPRS
dapat dilihat pada posting terdahulu.
3. Kabel data, digunakan untuk
menghubungkan HP dengan PC.
4. Driver HP.
Untuk cara setting pada PC adalah sebagai berikut :
1. Klik start, masuk ke Control Panel,
pilih phone and modem.
2. Klik modem, pilih Add.
3. Beri checklist pada "Don't
detect..........", lalu klik Next.
4. Klik havedisk, browser ke CD/file
driver.
5. Klik pada modem sesuai HP, pilih
port.
6. Jika berhasil, pada modem akan
tampil jenis modem dan port-nya.
7. Lalu pada Control Panel klik Network
Connection.
8. Klik Create New Connection, lalu
klik Next.
9. Pilih Connect to the internet.
10. Pilih Set up my connection manually, pilih Next.
11. Pilih Connect using a dial up modem, klik Next.
12. Pada ISP ketik sesuai kartu, kemudian Next.
13. Phone number sesuai dengan dibawah ini
“*99***1#” untuk : Mentari, Simpati, XL, Halo, Matrix, Im3;
“#777”untuk : Fren, Star one, Flexi.
14. Kemudian
pilih Next.
15. Untuk
user dan password sesuaikan dengan data dibawah ini.
· Untuk Mentari
user : indosat, password
: indosat.
· Untuk Simpati dan
Halo user : wap, password :
wap123.
· Untuk Matrix
user : kosongkan, password :
kosongkan.
· Untuk
IM3 user : gprs, password
: im3.
· Untuk Fren
user : m8, password : m8
· Untuk Flexi
user : telkomnet@flexi,
password : telkom.
· Untuk Starone
user : starone, password
: indosat.
· Untuk
XL user : xlgprs, password :
proxl
16. Pilih
Next lagi.
17. Cheklist
pada "add a shortcut.........".
18. Klik
Finish.
19. Double
klik shortcut yang tampil dilayar
20. Setelah
itu klik Dial, maka setting GPRS pada PC telah selesai, dan PC siap dihubungkan
ke internet.
d.
Koneksi
dengan Wifi
Ada beberapa hal yang harus diperhatikan, yaitu untuk
komputer atau yang menjadi client harus mempunyai koneksi WIFI di
dalamnya, dan jumlah client itu sendiri akan mempengaruhi kecepatan
koneksi (makin banyak client-nya berarti makin lambat koneksinya). Sharing
koneksi melalui WIFI ini tidak terlalu stabil dibandingkan dengan sharing
dengan kabel jaringan. Berikut ini langkah-langkah sederhana untuk melakukan
sharing koneksi internet dengan memanfaatkan koneksi WIFI adalah sebagai
berikut:
1. Langkah pertama yaitu melakukan
seting pada komputer induk. Untuk bagian pertama ini kita masuk ke Network
Connections, klik kanan pada koneksi wireless (WIFI) dan pilih Properties.
2.
Selanjutnya pada panel properties
tersebut, masuk ke tab menu Wireless Networks, dan buat koneksi baru
dengan memilih Add.
3. Isi Network name (SSID)
sesuai dengan keinginan, hilangkan tanda centang pada The key is provided
for me automatically (karena di sini kita akan menentukan sendiri network
key-nya), dan isi Network key dengan angka atau huruf sebanyak lima
karakter, ulangi kode tersebut pada Confirm network key. Terakhir
berikan tanda centang pada This is a computer-to-computer (ad hoc) network, wireless
access point are not used. Jika sudah maka pada tab menu Wireless
Network bagian Preferred networks akan bertambah satu network baru sesuai
dengan yang baru saja dibuat di atas.
4.
Langkah berikutnya masuk ke tab menu
General dan pilih item Internet Protocol (TCP/IP), dilanjutkan
dengan memilih Properties. Isi kolom IP address dengan 192.168.0.1
dan Subnet mask 255.255.255.0. Jika sudah simpan dengan memilih Ok.
5.
Kembali ke Network Connections,
pilih sumber koneksi yang digunakan ( dalam contoh adalah koneksi Smart), klik kanan
pada koneksi tersebut dan pilih Properties.
6.
Masuk ke tab menu Advanced,
kemudian beri tanda centang pada Allow other network users to connect trough
this computer’s internet connections. Sedangkan untuk Home networking
connections, pilih koneksi wireless yang telah disetup di atas (dalam
contoh ini pilih Wireless Network Connections 2).
7.
Sampai di sini proses setup komputer
induk selesai, untuk memulai sharing koneksi, aktifkan koneksi internet
terlebih dahulu sesuai dengan sumber koneksi yang digunakan, kemudian
pada panel Wireless Network Connections, pilih koneksi yang telah
dibuat di atas dan pilih Connect.
8.
Selanjutnya, pada komputer atau
perangkat client (contoh ponsel Nokia N82 sebagai client), lakukan koneksi dengan komputer
induk melalui WIFI,
pilih WLAN Network yang telah dibuat di atas dan masukkan WEP key sesuai
dengan key yang dibuat di atas ( lima karakter).
9.
Jika koneksi dengan komputer induk, maka
koneksi WIFI pada panel Wireless Network Connections akan muncul
notifikasi Connected, dan sudah bisa mulai browsing dari komputer atau
perangkat WIFI.
10. Langkah mensetting komputer untuk
melakuakn sharing koneksi internet dengan memanfaatkan koneksi WIFI sudah
selesai.
e. Cara Kerja Internet TV Kabel
Internet kabel menggunakan media kabel koaksial sebagai
media aksesnya. Asalnya kabel koaksial ini hanya digunakan untuk menyalurkan
signal TV saja. Dalam beberapa sistem, kabel koaksial hanya media untuk
mendistribusikan sinyal. Di sistem lain, kabel fiber optic ditarik dari
perusahaan penyedia layanan TV kabel ke berbagai wilayah utama. Di tempat
tersebut kabel fiber optic diubah sinyalnya untuk dialirkan menggunakan kabel
koaksial ke rumah-rumah pelanggan. Teknologi yang menggabungkan fiber optik dan
kabel koaksial untuk distribusi pelanggan dikenal dengan teknologi HFC (Hybrid
Fiber-Coaxial). Teknologi HFC merupakan platform jaringan yang menyediakan tiga
saluran sekaligus antara lain saluran TV, akses internet cepat dan telephony.
Bandwidth yang dikirim lewat jaringan TV kabel dibagi
menjadi banyak kanal (channel). Lebar tiap kanal dibuat sebesar 6 MHz. Hal ini
dikarenakan signal TV menggunakan alokasi frekuensi 6Mhz (standard NTSC) atau 7
atau 8Mhz (standard PAL), untuk disesuaikan dengan bandwidth video standar yang
sebesar 4,2 MHz, dan bandwidth HDTV (high definition TV) yang telah dikompresi
menjadi 6 MHz. Biasanya tiap kanal digunakan untuk mengirim satu siaran.,
sehingga dalam satu kabel dapat disalurkan berpuluh siaran TV. Umumnya spektrum
frekuensi yang digunakan untuk signal TV berkisar antara 111Mhz – 450 Mhz,
padahal kabel koaksial ini mampu membawa frekuensi hingga 1000 Mhz. Jika
awalnya semua kanal dipakai untuk mengirim siaran televisi, kini beberapa kanal
digunakan untuk akses Internet yaitu menggunakan kanal pada frekuensi yang
tidak terpakai yang kemudian digunakan untuk membawa signal data, dan biasanya
dibawa pada frekuensi 550 Mhz ke atas.
Beberapa kanal berfungsi sebagai jalur downstream (dari
Internet ke pelanggan), dan lainnya berfungsi sebagai jalur upstream (dari
pelanggan ke Internet). Lebar bandwidth atau jumlah kanal yang difungsikan
untuk downstream lebih sedikit daripada kanal untuk upstream karena kebanyakan
pelanggan lebih banyak melakukan download dibanding upload. Traffic yang
terjadi pada pelanggan kabel modem umumnya bersifat asimetrik. Trafik
downstream bersifat lebih besar daripada trafik upstreamnya, hal ini umum
terjadi pada traffic Internet. Trafik downstream memakai besar frekuensi 6 Mhz
sehingga bandwidth yang didapat sekitar 27Mbps. Bandwidth sebesar ini dishared
(dibagi) bersama-sama dengan pengguna atau pelangan internet TV Kabel lainnya.
Sedangkan di sisi upstream, besar frekuensi yang digunakan bervariasi antara
200Khz, 400, Khz, 800 Khz, 1600 Khz, dan 3200 Khz. Apabila 800Khz yang
digunakan maka besar bandwidth yang didapat sekitar 2700 Kbps. Hal ini tentu
saja mengakibatkan waktu yang dibutuhkan untuk upload (mengirim data dari
pengguna ke internet) lebih lama daripada waktu untuk mengirim data dari
internet ke pelanggan (download).
Untuk transmisi data internet tersebut, baik upstream maupun
downstream, satu kanal digunakan bersama-sama oleh seluruh pengguna layanan.
Untuk itu bandwidth upstream yang sempit itu dibagi dalam satuan waktu, yaitu
dalam milisecond (1/1000 detik), yang mana dalam satuan waktu tersebut seorang
pelanggan dapat melakukan sekali “semprot” data ke Internet.
Agar pelanggannya dapat mengakses Internet, operator TV
kabel mempunyai dua pilihan. Pilihan pertama adalah membangun dan
mengoperasikan sendiri layanan Internetnya. Artinya, si operator berfungsi
sebagai broadband server. Ia dapat menyediakan layanan Internet standar,
seperti surfing website, e-mail box, dan chatting. Atau layanan lain seperti
menyediakan space untuk menyimpan file-file data, audio, dan video milik
pelanggan. Dengan cara ini pelanggan tidak perlu lagi berlangganan ISP
(Internet Service Provider) lain. Artinya, ia pun tidak punya pilihan ISP lain
selain operator TV kabel yang bersangkutan. Pilihan kedua, operator TV kabel
bekerja sama dengan ISP lain. Kerja sama ini dalam bentuk lisensi pengoperasian
ISP dan bandwidth. Operator dapat bekerja sama dengan satu atau lebih ISP
sehingga pelanggan lebih banyak punya pilihan walaupun tetap terbatas. Di Indonesia,
dari tiga operator TV kabel, tampaknya baru satu operator yang telah memberikan
layanan Internet dalam bentuk kerja sama dengan dua ISP.